Saat menerima undangan untuk sebuah
kajian yang bertemakan Saat Cinta Harus Dipertahankan yang terbelsit dalam
benakku adalah “Bagaimana kita harus mempertahankan cinta, apakah harapan cinta
untuknya yang kudambakan sebagai pemilik tulang rusuku,harus depertahankan.
Sedangkan tak ada lagi cinta yang seperti itu dalam hatikku. Haruskah aku
mengulangi rasa itu?
Ternyata untuk masalah cinta ,
sempit sekali pengertian kita dengan masalah cinta. Ternyata yang dimaksud
adalah saat kita harus mempertahankan cinta kepada Alloh, yang Maha pemilik
cinta. Astaghfirulloh…….. adakah kita sudah menanamkan cinta kepada Alloh
sebagai sesuatu yang utama, sehingga kita mampu menempatkan segala cinta
dibawah cinta yang sejati. Mungkinkan cinta yang ikhlas membawa kedalam
kegundahan? Sedangkan kita yakin bahwa hanya Alloh yang mencintai kita dengan
setulus hati,
Cinta
tanpa diiringi cinta kepada Alloh hanya mendapatkan kegembiraan, bukan
kedamaian dan ketentraman.
Lalu bagaimana cara kita mempertahankan
cinta yang seperti itu?
Berikut:
1. Banyak berkorban untuk Alloh
2. Memperdulikan ajaran Rosul dan nasib orang-orang yang beriman
3. Jadikan keluarga sebagai tumpahan perasaan
4. Kala anda mencintai lawan jenis maka menikahlah , jika belum
siap berpuasalah, dan manfaat waktu untuk kegiatan positif,
“Tak beriman salah
seorang diantara kalian sehingga dia mencintai untuk saudaranya sebagaimana dia
mencintai sesuatu untuk ditinya (HR.AL-Bukhary)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar