Minggu, 04 November 2012

CintA


Saat menerima undangan untuk sebuah kajian yang bertemakan Saat Cinta Harus Dipertahankan yang terbelsit dalam benakku adalah “Bagaimana kita harus mempertahankan cinta, apakah harapan cinta untuknya yang kudambakan sebagai pemilik tulang rusuku,harus depertahankan. Sedangkan tak ada lagi cinta yang seperti itu dalam hatikku. Haruskah aku mengulangi rasa itu?

Ternyata untuk masalah cinta , sempit sekali pengertian kita dengan masalah cinta. Ternyata yang dimaksud adalah saat kita harus mempertahankan cinta kepada Alloh, yang Maha pemilik cinta. Astaghfirulloh…….. adakah kita sudah menanamkan cinta kepada Alloh sebagai sesuatu yang utama, sehingga kita mampu menempatkan segala cinta dibawah cinta yang sejati. Mungkinkan cinta yang ikhlas membawa kedalam kegundahan? Sedangkan kita yakin bahwa hanya Alloh yang mencintai kita dengan setulus hati,
                                      Cinta tanpa diiringi cinta kepada Alloh hanya mendapatkan kegembiraan, bukan kedamaian dan ketentraman.
Lalu bagaimana cara kita mempertahankan cinta yang seperti itu?
Berikut:
1.       Banyak berkorban untuk Alloh
2.       Memperdulikan ajaran Rosul dan nasib orang-orang yang beriman
3.       Jadikan keluarga sebagai tumpahan perasaan
4.       Kala anda mencintai lawan jenis maka menikahlah , jika belum siap berpuasalah, dan manfaat waktu untuk kegiatan positif,

“Tak beriman salah seorang diantara kalian sehingga dia mencintai untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai sesuatu untuk ditinya (HR.AL-Bukhary)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar